Logo Pengadilan Negeri Palopo
Pembaruan terakhir: Senin, 04 Desember 2017
shade

Sosialisasi Manual Mutu, Sosialisasi 5 R dan SOP

Bertempat di Ruang Sidang Utama, pada hari Senin, 20 Februari 2017, diadakan Rapat Sosialisasi Akreditasi Penjaminan Mutu Badan Peradilan Umum. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua, Wakil Ketua, Hakim ,  Panitera, Sekretaris, Wakil Panitera, para Kepala Sub Bagian, dan para Panitera Muda  Pengadilan Negeri Pangkajene.

Rapat koordinasi dibuka oleh Ketua Pengadilan Negeri Pangkajene, Bapak H. Hasanur Rachmansyah Arif, S.H., M.Hum. Tujuan diadakannya akreditasi penjaminan mutu adalah untuk mewujudkan kinerja yang prima sehingga diharapkan pada tahun 2017 semua Pengadilan Tinggi dan Pengadilan Negeri sudah mendapatkan sertifikasi akreditasi penjaminan mutu. Akreditasi penjaminan mutu nilainya lebih daripada ISO karena penilaiannya menyeluruh sedangkan ISO hanya sebagian saja. Oleh karena itu, perlu segera dibuat Surat Keputusan dan struktur  tim penjaminan mutu di tingkat Pengadilan Tinggi  maupun di Pengadilan Negeri.

Disamping itu pula Bapak Ketua PN Pangkajene juga mensosialisasikan SOP Dalam kesempatan tersebut  Bapak Ketua Pengadilan Negeri Pangkajene menyampaikan bahwa dasar hukum dalam pembuatan SOP adalah PERSEKMA No. 002 Tahun 2012 tentang Pedoman Pembuatan SOP dan Terkait pembuatan SOP harus dipahami arti simbol-simbol yang terdapat dalam bagan SOP.

Untuk Evaluasi SOP akan dilaksanakan saat Audit Internal dan akan di cari apa yang menjadi permasalahan dalam SOP tersebut, Supaya lebih memahami isi dari SOP  diharapkan para pihak dalam pelaksanaan SOP tersebut dapat diberikan soft copy supaya mereka dapat mempelajarinya

Kemudian Bapak Wakil Ketua selaku Manager Representative juga memberikan sosialisasi program program 5 R yang merupakan budaya tentang bagaimana seseorang memperlakukan tempat kerjanya secara benar. Bila tempat kerja tertata rapi, bersih dan tertip, maka kemudahan bekerja perorangan dapat diciptakan, dan dengan demikian 4 bidang sasaran pokok yaitu efisiensi, produktifitas, kualitas dan keselamatan kerja dapat lebih mudah tercapai

Langkah-langkah penerapan 5R yaitu :

  • Ringkas, adalah memisahkan segala sesuatu yang diperlukan dan menyingkirkan yang tidak diperlukan
  • Rapi, adalah menyimpan barang sesuai dengan tempatnya
  •     Resik, adalah membersihkan tempat/lingkungan kerja agar tidak terdapat debu dan kotoran

  • Rawat, adalah mempertahankan hasil yang telah dicapai di 3R sebelumnya dengan membakukannya (standardisasi)
  • Rajin, adalah terciptanya kebiasaan pribadi karyawan untuk menjaga dan meningkatkan apa yang sudah dicapai.

 

Sosialisasi Persiapan Akreditasi, Sosialisasi Blue Print MA serta Sosialisasi Visi Misi dan Motto

Hari Senin Jam 08.30 WITA Pengadilan Negeri Pangkajene mengadakan acara Sosialisasi Akreditasi Penjaminan Mutu, Soaialisasi Blue Print MA serta Sosialisasi Visi Misi dan Motto bertempat di ruang Sidang Utama Pengadilan Negeri Pangkajene. Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Pengadilan Negeri Pangkajene Bapak H. Hasanur Rachmansyah Arif, SH. M.Hum.didampingi oleh Bapak Dwi Hatmodjo, SH. MH (Wakil Ketua) Bapak H. Jabal Nur AS, S.Sos, MH. (Panitera Pengadilan Negeri Pangkajene)dan Ibu Mariam, S.E. (Sekretaris Pengadilan Negeri Pangkajene) dan diikuti oleh seluruh staf dan pejabat struktural dan fungsional Pengadilan Negeri Pangkajene.

Dalam kesempatan ini Ketua Pengadilan Negeri Pangkajene mengingatkan kembali tentang Visi dan Misi Mahkamah Agung RI yaitu “Terwujudnya Badan Peradilan Indonesia yang Agung” dimana untuk mencapai Visi dan misi tersebut Mahkamah Agung diantaranya telah mengeluarkan Cetak biru Pembaruan Peradilan 2010-2035 yang menjadi pedoman dan arahan Badan peradilan dibawahnya dan untuk diimplementasikan demi terwujudnya Badan Peradilan Indonesia yang Agung.

Dalam penjelasannya Bapak H. Hasanur Rachmansyah Arif, SH, M.Hum. menjelaskan bahwa Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum telah membentuk Tim Akreditasi Internal dengan Surat Keputusan Nomor : 1639/DJU/SK/OT01.1/9/2015 untuk melalukan penilaian dan penjaminan mutu pada Pengadilan Tinggi dan Pengadilan Negeri seluruh Indonesia sesuai standar sertifikasi ISO 9001:2008. Tujuan Akreditasi Penjaminan Mutu ini adalah untuk mewujudkan Performa/Kinerja Peradilan Indonesia Yang UnggulPrima (Indonesia Court Performance Excellent –ICPE). Tim ini diharapkan dapat bekerja sebagaimana Badan Akreditasi lainya seperti Badan Akreditasi Perguruan Tinggi (BAN PT) dalam memberikan standar penilaian kepada Pengadilan Tinggi dan juga PengadilanNegeri.

Disamping itu Bapak Dwi Hatmodjo, SH. MH selaku Manajer Resprentatif juga menjelaskan motto Pengadilan Negeri Pangkajene “SEMANGAT”
“PN PANGKEP SEMANGAT”
Sederhana, Edukatif, Melayani, Adil, Netral, Giat, Akuntabel, Transparan

 

Penandatanganan Pakta Integritas zona WBK dan Komitmen Bersama Melaksanakan Akreditasi

Pangkajene, Senin 30 Januari 2017 pukul 08.30 WITA,Pengadilan Negeri Klas II Pangkajene, mengadakan penandatanganan Pakta Integritas Penetapan Zona Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan penandatanganan Maklumat Pelayanan / Komitmen Bersama Melaksanakan Akreditasi. Kegiatan ini di pimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Pangkajene Bpk. H. HASANUR RACHMANSYAH ARIF, SH. M.Hum .yang dihadiri  wakil Ketua, seluruh Hakim, Panitera, Sekretaris, para Panitera Muda, para Kasubbag, Jurusita/Jurusita Pengganti, Staf, dan Honorer  Pengadilan Negeri Pangkajene.

Penandatangan Pakta Integritas ini sesuai tujuannya adalah merupakan langkah untuk memastikan bahwa aparatur sipil Negara sanggup untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya serta peran dan wewenangnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Selain itu Pakta Integritas tersebut merupakan wujud penyelenggraan pemerintah yang akuntabel, transparan dan bertanggungjawab dalam rangka menciptakan pemerintahan yang baik.

 

A- A A+

Pencarian

Informasi Cepat

  • 1